Sunday, December 31, 2017

ICO Adalah

ICO adalah usaha penggalangan dana untuk membangun aplikasi yang berkaitan dengan Blockchain dan implementasinya seperti cryptocurrency , bitcoin, smart contract dan smart ledger.

ICO menawarkan sejumlah token kepada investor yang dihargai biasanya oleh Cryptocurrency seperti Bitcoin. Token ini dimasa depan diharapkan dapat bernilai tinggi, tergantung kepada keberhasilan apps tersebut memecahkan masalah bisnis.
Belum ada regulasi yang pasti untuk mengatur ICO , akan tetapi investor yang percaya akan masa depan blockchain biasanya berani mengambil resiko.
Startup apa saja yang sedang menyelanggarakan ICO bisa dilihat di sini. Bagi pebisnis konvensional, mungkin melihat gejala ini sebagai sesuatu yang aneh, sesuatu yang sulit dicerna, bagaimana mungkin investor berani menaruh uang kepada anak-anak muda yang umur dibawah 30-40 tahun , pengalaman bisnis tidak banyak, network minim dan tidak mengerti bagaimana pasar modal, bisnis, ekonomi, pasar bekerja ?. Pasti mayoritas scam, mungkin itu yang paling banyak dituduhkan oleh generasi pebisnis senior 40-50an keatas. Beberapa startup yang berhasil mendapatkan dana dari ICO bisa dibaca di sini.

Bila teknologi dapat membantu efisiensi kemudahan dan efektif, dibandingkan dengan pola lama, dipastikan cepat atau lamban setiap orang akan memilih cara yang lebih mudah. Walaupun masih belum matang, Aplikasi berbasiskan Blockchain memberikan kemudahan dari sifatnya yang Distributed database: Data disimpan dibanyak node, tidak centralize, tidak memerlukan banyak pihak ketiga , Immutable record, data yang sudah terbuat/terbentuk tidak bisa diganti/dihapus. Eksekusi proses transaksi dapat dijalankan oleh rule/algoritma seperti pada contoh smart contract.
Contoh apps blockchain yang sukses mendapatkan dana dari Initial Coin Offering Ethereum. Ethereum adalah implementasi blockchain dengan fitur smartcontract. ethereum bersifat Open source, banyak apps blockchain yang dibuat berdasarlan framework ethereum. Mendapatkan $18 juta ketika ICO. Ethereum memperkenalkan DAO yaitu distributed autonomous organization yang akan bertindak sebagai pengambil keputusan pada projek-projek yang berkaitan dengan ethereum. DAO adalah organisasi tanpa bentuk. Anggotanya adalah mereka yang memberi ether token pertama ketika ICO diluncurkan.
Iconomi mendapatkan $10, 6 juta. Open Fund Management, mengikuti konsep uber dalam industri fund management, berlokasi di kota tak terkenal yaitu Ljubljana, Slovenia. Pengguna jasa Iconomi dapat mengelola asset digital dalam satu platform: Asset Digital yang dikelola seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, Litecoin, Monero, Dash, MaidSafeCoin, NEM.
Bila perusahaan fund management konvensional mengelola asset portfolio saham, properti, valas dikelola oleh manusia, maka versi digitalnya diserahkan kepada rule / algortima dalam bentuk smartcontract berbasiskan blockchain. Bila saya beli 1 BTC di harga $800, maka saya dapat menginstruksikan untuk melepas 1 BTC ketika harga di posisi $1,000 melalui apps yang nempel pada smartcontract tersebut. Proses akan berjalan automatis, tanpa brooker dan pialang saham.


Golem Network. Decentralize sharing Computing Power, mendapatkan $8 juta dalam waktu 30 menit. Ide Golem adalah tempat penyewaan komputer untuk membantu tugas tugas berat seperti rendering, calculating , mining, machine learning , cryptograhy, analytic data dan sebagainya. Bila anda punya server dengan available 5% kamu bisa menyewakan untuk yang membutuhkan. Ide yang hebat, dan platform ini menggunakan ethereum.


Firstblood. Adalah plaform desentralisasi esport: Pemain mengajak bertanding bermain olahraga e-sport digital. Apabila pemain menang akan mendapatkan hadiah. hadiah melalui eksekusi smarfcontract. Belum tahu darimana hadiah itu diiperoleh, dari sponsor atau dari taruhan antar pemain ?.


Digix. Digix adalah Asset Tokenisasi platform. mendapatkan $5,5 juta dalam waktu 12 jam. Cryptocurrency bersifat volatile, harga berubah dalam waktu singkat, pagi $800 , siang melonjak ke$1,000 dan malam sudah turun ke $500. Digix memiliki Digix Gold Tokens (DGX) dimana Asset Cryptocurrency memiliki pegangan terhadap emas, metode ini untuk memperkecil risiko. Bila kamu punya sejumlah Cryptocurrency seperti Bitcoin, kamu bisa menukarkan dengan Token agar risiko jatuhnya Bitcoin tidak membuat kamu rugi, karena dasarnya kamu sudah membeli emas sebagai nilai pegangan.

Apakah semua ICO akan dijamin sukses ? tentu saja tidak, ada beberapa yang tidak sukses dan ada juga yang terindikasi scam.
Untuk mendapatkan insight mana startup blockchain yang berpotensi, investor dapat berlangganan beritanya di sini untuk mendapatkan wawasan tentang rating masihg masing startup blockchain.

Apakah di masa depan ICO (initial coin offering) dapat menggantikan IPO (initial public offering)? Bila nantinya teknologi blockchain memasuki masa mature dan stabil, tentunya akan banyak perusahaan yang memilih metode ICO dalam mendapatkan dana, karena kemudahan teknologi blockchain, siapa saja dapat bertransaksi membeli Token perdana yang ditawarkan perusahan ketika ICO.

Apakah ICO nantinya juga akan pelan-pelan membuat invrstor konvensional / venture capital merubah strategi memutar uang di masa depan ? Saham atau share adalah bukti kepemilikan perusahaan. Pada ICO, bukti kepemilikan berupa sejumlah Token Digital, yang dapat ditukarkan dengan aset crypto currency lain. Bila saat ini yang menjadi incaran adalah sejumlah saham yang akan dijual kembali dimasa depan. akan tetapi saham sifatnya tidak fleksibel seperti Token pada konsep ICO, apakah tidak lebih baik membeli Token digital saja ?. untuk melegalkan kepemilikan saham perusahaan diperlukan notaris, akunting, pajak dan sebagainya, wah ribet banget ya…, bandingkan dengan Token pada konsep ICO. Token adalah asset cryptocurrency yang direlease perdana kepada publik untuk dimiliki oleh sejumlah investor. Semua berbentuk digital, akta sahamnya berbentuk smart contract ataupun crypto currency.

Pada ICO pembeli dapat langsung berinteraksi membeli token perdana tanpa melalui perantara pialang saham / sekuritas dan tidak ada fee/komisi yang dibayarkan. Apakah nantinya para agen pialang saham dapat kehilangan peran ? Bila tahun 2016 kemarin, masyarakat kaget dengan hadirnya transportasi online yang menyebabkan usaha transportasi konvensional kehilangan market dan revenue. maka dipastikan ini akan segera terjadi, ketika aplikasi berbasiskan blockchain menyebabkan usaha dibidang keuangan akan mengalami masalah tergusur oleh hadirnya perusahaan baru dengan teknologi blockchain.
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments