Sunday, April 22, 2018

Bitcoin Kembali Menyentuh 120.000.000 IDR; Apakah ini Mimpi?


Bitcoin Kembali Menyentuh 120.000.000 IDR; Yang Katanya "Mimpi" Tapi Nyatanya Nyata.
Beberapa waktu lalu saya menemukan sebuah artikel di sebuah situs kredibel, memiliki reputasi bagus, dan tentunya terkenal. (Anggaplah saya lupa Linknya. Tapi bisa pembaca coba cari di google dengan Keyword “Mimpi, Bitcoin bisa kembali ke 120.000.000” semoga masih terindek oleh google mengingat artikel tersebut dipublikasikan di situs terkenal).

Ya. Artikel tersebut kurang lebih berjudul demikian. Penulisnya berasumsi bahwa Bitcoin mustahil bisa kembali ke harga Rp120.000.000 apalagi bisa lebih tinggi. Hemat saya, asumsinya cukup beralasan. Karena dia menulis artikel tersebut di saat harga bitcoin anjlok. Sebelumnya, Bitcoin sempat berdiri gagah di angka Rp222.000.000 dan akhirnya anjlok di kisaran Rp80.000.000 (hanya dalam waktu sekejap).

Pada saat saya menulis artikel ini (21 April 2018) “Mimpi” itu menjadi kenyataan. Harga Bitcoin telah menyentuh harga di atas Rp120.000.000 versi Indodax. Sedangkan versi CoinMarketcap sempat menyentuh Rp122.000.000. Padahal pagi hari tadi masih di harga Rp110.000.000.

Memang beberapa hari terakhir harga Cryptocurrency menunjukkan signal positif akan kembali pulih. Dalam waktu bersamaan banyak situs-situs berita ekonomi mempublikasikan kabar negatif mengenai Cryptocurrency. Sudah pasti berita-berita itu akan menyulitkan pulihnya Cryptocurrency. Namun, seperti waktu yang sudah-sudah tetap akan pulih perlahan tapi pasti (Maklum, jika saya optimis karena saya pecinta Crypto)
Beberapa waktu lalu, di saat harga Cryptocurrency menunjukkan signal negatif, situs-situs berita ekonomi juga memuat berita yang senada. Contoh; Trader Cryptocurrency Kehilangan Assetnya, Andakah Korban Selanjutnya?, Cryptocurrency tak ubahnya First Travel di Indonesia, dan lain sebagainya. Bahkan ada sebuah pernyataan dari seorang pejabat lembaga keuangan luar negeri yang mengklaim bahwa pihaknya akan mengontrol harga Cryptocurrency agar tidak terlalu fluktuatif. Entah, itu benar atau tidak. Sebab, sepengetahuan saya Cryptocurrency itu terdesentralisasi. Jika yang dimaksud oleh yang bersangkutan itu adalah mengendalikan harga Cryptocurrency dengan Berita, maka itu sah sah saja. kenyataannya memang benar, berita-berita negatif tersebut mampu membuat harga cryptocurrency sempat anjlok.

Anjloknya Cryptocurrency belakangan ini juga dipicu oleh kabar tidak menentu tentang regulasi di beberapa negara di dunia. Ada yang pro, kontra, dan setengah-setengah.

Menurut saya (orang bodoh yang gaptek), Harga Bitcoin tidak bisa diprediksikan. Kalaupun bisa diprediksi, belum tentu prediksi itu akan menjadi kenyataan. Harga Bitcoin tidak bisa dikendalikan oleh siapapun. Harga Bitcoin berubah karena pengaruh berita-berita yang tidak sedap. Contoh : Negara A yang ekonominya ada di peringkat atas mengeluarkan statement “Negara Berencana Akan Melarang Cryptocurrency”, kemudian dipublikasikan diberbagai media, maka berita ini pasti akan mempengaruhi harga Bitcoin dan Cryptocurrency yang lain.

Bisa kita coba mempelajari di forum diskusi terkemuka tentang cryptocurrency. Di sana banyak sekali kita jumpai proyek-proyek besar dengan berbagai visi dan misi yang menawarkan ICO mereka dengan menggunakan Cryptocurrency. Itu salah satu bukti bahwa cryptocurrency masih duduk manis di posisinya. Masih menjadi pilihan favorit bagi peminatnya.

Selanjutnya tinggal kita amati bersama kemanakah Cryptocurrency akan berjalan. Jangan berlebihan mencintai sesuatu hingga mencaci yang lain, Jangan berlebihan membenci sesuatu hingga menyanjung yang lain. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan.
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments